tips and trick seputar Bajaj Pulsar 135 sejarah sepeda motor India masuk Indonesia

Powered by Blogger.

Kekuatan Segitiga Bajaj Kawasaki KTM

Baru pada tahun 2000-an otomotif India kembali bergeliat di Asia. Sepeda motor seri Bajaj pun mulai masuk ke Indonesia, hingga di tiap pulau di Indonesia memiliki mind set motor india tertentu. Misal di Sumatera pada waktu itu seri Bajaj Discover merajai pasar. Sementara di Pulau Jawa jenis Pulsar dan XCD banyak digemari.
Pada tahun 2010-2011 seri Pulsar 135 LS merajai penjualan Bajaj di Indonesia. Betapa tidak motor ini mampu memikat pemotor yang tadinya bebek Jepun berpaling hati ke motor yang tergolong sporty dan kokoh ini.
Melihat spesifikasi Pulsar ini di beberapa sisi sekelebat mirip bentuk sepeda motor keluaran Kawasaki. Dan beberapa suku cadangnya pun ada yang cocok dari motor keluaran Kawasaki diterapkan pada Pulsar. Termasuk ada suku cadang Vespa yang juga bisa diterapkan sebagai suku cadang pengganti di sepeda motor Pulsar.
Tidak anah jika itu terjadi, karena memang, sejarah kelahiran Bajaj itu sendiri sedikitnya pasti banyak terinspirasi dari pabrikan rekanan Bajaj di India. Hingga saat ini produk keluaran Kawasaki di India tetap dipercayakan kepada Bajaj. Maka tidak aneh jika seri bergengsi tinggi dari Kawasaki yakni Ninja diproduksi oleh Bajaj untuk negara India. Tidak percaya? Buka saja situs berikut ini: www.bajajauto.com
Maka di laman atas pertama kali dibuka akan terlihat berbagai seri motor keluaran Bajaj, dari mulai Discover, Pulsar, Avanger hingga Ninja. Jadi kalau dibaca dari nama awalnya kita membacanya, Bajaj Discover, Bajaj Pulsar, Bajaj Avanger dan Bajaj Ninja. Salah tidak?
Kerjasama Bajaj dengan Kawasaki pun terbilang harmonis. Hingga sama-sama saling membantu dalam pemasaran produk-produknya. Di Filipina Bajaj tidak memberikan nama Pulsar, tetapi dibantu Kawasaki dengan nama KBR (Kawasaki Bajaj Rouser) baik yang seri rendah CC nya sampai yang paling tinggi.
Sementara di negeri Amerika Latin tetap memakai nama Bajaj Pulsar. Namun, kenapa di Indonesia Bajaj tidak melekatkan nama Kawasakinya seperti dulu zaman Kawasaki Binter? Sepertinya, karea Bajaj merasa masyarakat Indonesia sudah cukup banyak mengenal nama Bajaj dan tidak perlu lagi memberi nama Kawasaki sebagai pabrik rekanannya.
Hubungan harmonis dengan Kawasaki tetap terjalin dengan terus memproduksi Kawasaki Ninja untuk India. Kini di tahun 2011-2012 Bajaj semakin meluaskan ekspansi pangsa pasarnya ke berbagai belahan dunia. Bajaj pun kemudian melirik teknologi yang dikeluarkan pabrikan asal Austria KTM yang motor-motornya banyak merajai pacuan balap yang dirintisnya sejak tahun 2007. Saat itu sedikit demi sedikit mulai membeli saham KTM.
Di Indonesia KTM termasuk langka, namun dari sisi nama KTM pun sudah sangat terkenal karena merajai dalam jenis motor  trail. Keseriusan Bajaj menggandeng KTM pun tak diragukan lagi. Bajaj sedikit demi sedikit mulai membeli saham KTM yang diperkirakan akan semakin diperbesar porsi saham Bajajnya. Rencananya di awal baru sekitar 47 persen, tetapi kedepannya Bajaj berupaya membeli lebih besar lagi saham KTM hingga 90 persen.
Hasilnya, tahun 2012 ini, Bajaj berhasil mengawinkan teknologi Pulsar dan KTM Duke 200 dengan spesies baru yakni Pulsar 200 NS. Motor ini selain bertampang garang dari beberapa review motor memperlihatkan kehandalan mesin tak kalah dengan cangkokan teknologi KTM-nya di motor ini.
Dikabarkan upaya membeli dan mengawinkan teknologi KTM ke Pulsar ditujukan untuk meningkatkan penjualan Bajaj Pulsar di Eropa. Lantas kira-kira apalagi yang bakal dilakukan Bajaj ke depannya? Cukupkah dengan menggandeng Piagio, Kawasaki dan KTM untuk meningkatkan teknologi sepeda motornya? Ataukah masih ada gebrakan lainnya? Kita tunggu saja!

0 komentar:

Post a Comment